Thursday, March 17, 2016

MANAJEMEN PROSES PADA UBUNTU




MODUL

MANAJEMEN PROSES

disusun untuk memenuhi salah satu tugas praktikum
 mata kuliah sistem operasi





Disusun oleh :

Gun Gun Supriatno          (1404721)




DEPARTEMEN PENDIDIKAN ILMU KOMPUTER
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
BANDUNG
2016




 
MANAJEMEN PROSES PADA UBUNTU
          Dalam sistem operasi, proses adalah program yang sedang dieksekusi. Pada sistem operasi Linux, setiap program yang berjalan merupakan proses. Proses dapat diciptakan dan dapat “dimusnahkan”. Ketika sistem operasi pertama kali dijalankan, saat itu proses yang bertanggung jawab untuk memuat (load) Kernel diciptakan. Proses yang pertama kali diciptakan di Linux disebut in it. Konsep proses di Linux memiliki kemiripan dengan konsep fie permission (akan dibahas di beberapa pertemuan kedepan) yang mana setiap user hanya dapat memanipulasi proses yang menjadi “milik” nya. Setiap proses memiliki Process ID (PID) yang merupakan nomor unik yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan proses yang bersangkutan.

Ada empat konsep dasar pada manajemen proses, yaitu :

- Multiprogramming
Salah satu teknik penjadwalan dimana tugas (task) yang sedang berjalan tetap berjalan hingga task tersebut melakukan operasi yang membutuhkan waktu untuk menunggu respon dari luar (istilah lainnya external event), seperti membaca data dari CD atau media lainnya, atau sampai komputer “memaksa” untuk menukar tugas yang sedang berjalan dengan tugas lainnya.

- Pseudoparallelism
Eksekusi proses secara paralel pada sistem.

- Multiprocessing
Kemampuan pemrosesan komputer yang dilakukan secara simultan/bersamaan. Istilah ini juga serupa pada dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor, dan mengalokasikan tugas kepada prosesor - prosesor tersebut.

- Distributed Processing
Mengerjakan semua proses pengolahan data secara simultan antara komputer utama dengan beberapa komputer lainnya dan saling terhubung melalui jalur komunikasi. 

Berikut beberapa model proses:

· Sequential Process
· Multiprogramming
· CPU Switching

Proses memiliki operasi-operasi seperti :

· Penciptaan proses
· Penghancuran / terminasi proses
· Penundaan proses
· Perlanjutan kembali proses
· Mengeblok proses
· Membangunkan proses (wake)
· Menjadwalkan proses
· Komunikasi antar proses
Perintah – perintah proses di Linux :

- $ ps
Instruksi ps (process status) digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada. PID adalah Process ID (nomor identitas proses), TTY adalah nama Terminal dimana proses tersebut aktif, CMD (command) merupakan instruksi yang digunakan.


- $ ps u
Instruksi ps (process status) digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada. PID adalah Process ID (nomor identitas proses), TTY adalah nama Terminal dimana proses tersebut aktif, CMD (command) merupakan instruksi yang digunakan. 

- $ ps -u <nama_user>
Mencari proses yang spesifi dari suatu user



- $ ps a
Menampilkan status seluruh proses yang sedang dijalankan.
- $ ps –aux
Menampilkan seluruh proses secara lengkap dan rinci.


- $ ps –au


- $ top
Menampilkan proses yang sedang berjalan


- $ ps –eF
Menampilkan hubungan proses parent dengan child dari parent tersebut dan juga isinya.

- $ pstree
Menampilkan semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki (parent/child) 




- $ ps x
Menampilkan status proses yang sedang dijalankan dengan keterangan TTY/teletype yang dimaksud.



- $ ps -eh
Menampilkan proses parent dengan child dari parent tersebut.


- Kill
Perintah ini adalah untuk mematikan proses dengan PID_tertentu yang diinput pengguna.
kill%<nomor_job>(contoh: kill %1)
kill <PID> (contoh: kill 2016)

- Pkill
Perintah ini adalah untuk mematikan proses dengan nama_tertentu yang diinput pengguna.
pkill <nama_proses> (contoh: pkill fiefox)
pkillall <nama_proses> (contoh: pkillall fiefox)



- Renice <prioritas> <PID>
mengubah prioritas suatu proses.

Referensi :
Modul Praktikum Mata Kuliah Sistem Operasi 2016

No comments:

Post a Comment