Thursday, November 10, 2016

KONFIGURASI WIRELESS

Konfigurasi Wireless 



            Wireless network atau jaringan tanpa kabel adalah salah satu jenis jaringan yang dikategorikan berdarsarkan media komunikasinya, yang memungkinkan perangkat-perangat didalamnya seperti komputer, hp, gadget, dll bisa saling berkomunikasi secara wireless/tanpa kabel. Wireless network umumnya diimplementasikan menggunakan komunikasi radio. Implementasi ini berada pada level lapisan fisik (pysical layer) dari OSI model. 

Cara Konfigurasi Access Point dengan menggunakan Linksys : 

1. Hubungkan AP dengan sumber listrik dengan menggunakan kabel adaptor. Lampu power akan menyala. 




2. Reset Access Point (AP), dengan cara meng-klik tombol reset yang ada pada AP selama 30 detik sampai lampu pada AP mati dan kemudian menyala kembali. 



3. Kemudian, cari network conection yang bernama sesuai dengan AP yang digunakan (linksys), lalu klik connect untuk menghubungkan PC dengan AP. 



4. Lalu, atur networknya agar satu network dengan network AP. Klik kanan pada icon sinyal di Notification Area Icon, kemudian pilih Open Network and Sharing Center 



5. Akan muncul tampilan Network and Sharing Center. Kemudian pilih, change adapter settings 



6. Akan muncul tampilan jendela Network Connections. Pilih Wi-Fi untuk mengatur network agar berada pada network yang sama dengan AP. Bisa double-klik atau klik kanan kemudian pilih properties. 



7. kemudian pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4). Bisa double-klik atau klik properties. 



8. Lalu pilih Use the following IP address agar IP address dapat diisi secara manual. Isi IP Address yang satu network dengan Access Point Linksys (default IP Address: 192.168.1.245; dapat di lihat di kemasan AP, ataupun di fisik AP). Kemudian isi subnet mask sesuai kelas nya, dan klik ok. 





9. Setelah itu, buka browser dan ketikan IP address default dari AP (192.168.1.245) pada Address bar. Dan akan muncul kotak dialog yang meminta Username dan Password untuk masuk ke pengaturan konfigurasi Access Point Linksys ini (default username: , password: admin; dapat dilihat di kemasan atau fisik dari AP). Kemudian klik Log In. 



10. Setelah login akan muncul tampilan seperti Gambar 8. Ini adalah tampilan setup AP Linksys. Pilih Configuration Type nya, untuk menentukan bagaimana IP address akan diambil, ada Static IP atau DHCP. 



11. Lalu pada tab wireless, pilih sub tab Basic Wireless Settings. Disana kita dapat mengatur standarisasi pada wireless di Mode, ada mode b, g, atau mixed. Kemudian SSID, yaitu nama network nya, channel, dan lain sebagainya. Network Name (SSID) adalah nama yang akan tampil ketika jaringan terbaca di perangkat. 



12. Kemudian pada wireless sub tab security, kita dapat mengatur jenis security yang kita inginkan.




13. Misalnya, kita pilih jenis security WPA2-Personal. Akan diminta memasukan passphrase, ini adalah password ketika AP kita akan diakses orang lain. 



14. Kemudian pada sub tab wireless MAC Filter, kita dapat memfilter MAC address mana saja yang kita izinkan atau yang tidak diizinkan untuk mengakses AP. 



15. Pada tab Status, kita dapat melihat status AP yang telah kita setting. 



16. Setelah selesai menyeting AP, kemudian klik save setting yang ada pada bagian bawah kotak dialog. Dan pastikan AP terhubung pada jaringan internet dengan menghubungkan AP dengan kabel LAN yang terhubung dengan internet. 

17. Untuk dapat terhubung dengan AP, buka jaringan Wi-Fi yang terbaca oleh perangkat (seperti langkah nomor 3) kemudian cari nama jaringan sesuai dengan nama SSID yang diatur sebelumnya. Kemudian masukkan password yang telah anda atur sebelumnya, dan tunggu hingga perangkat terhubung dengan AP. 

Sumber : 

- Modul Praktikum Wireless Networking (2016) 
 Praktikum Jaringan Komputer.

Thursday, March 17, 2016

MANAJEMEN PROSES PADA UBUNTU




MODUL

MANAJEMEN PROSES

disusun untuk memenuhi salah satu tugas praktikum
 mata kuliah sistem operasi





Disusun oleh :

Gun Gun Supriatno          (1404721)




DEPARTEMEN PENDIDIKAN ILMU KOMPUTER
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
BANDUNG
2016




 
MANAJEMEN PROSES PADA UBUNTU
          Dalam sistem operasi, proses adalah program yang sedang dieksekusi. Pada sistem operasi Linux, setiap program yang berjalan merupakan proses. Proses dapat diciptakan dan dapat “dimusnahkan”. Ketika sistem operasi pertama kali dijalankan, saat itu proses yang bertanggung jawab untuk memuat (load) Kernel diciptakan. Proses yang pertama kali diciptakan di Linux disebut in it. Konsep proses di Linux memiliki kemiripan dengan konsep fie permission (akan dibahas di beberapa pertemuan kedepan) yang mana setiap user hanya dapat memanipulasi proses yang menjadi “milik” nya. Setiap proses memiliki Process ID (PID) yang merupakan nomor unik yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan proses yang bersangkutan.

Ada empat konsep dasar pada manajemen proses, yaitu :

- Multiprogramming
Salah satu teknik penjadwalan dimana tugas (task) yang sedang berjalan tetap berjalan hingga task tersebut melakukan operasi yang membutuhkan waktu untuk menunggu respon dari luar (istilah lainnya external event), seperti membaca data dari CD atau media lainnya, atau sampai komputer “memaksa” untuk menukar tugas yang sedang berjalan dengan tugas lainnya.

- Pseudoparallelism
Eksekusi proses secara paralel pada sistem.

- Multiprocessing
Kemampuan pemrosesan komputer yang dilakukan secara simultan/bersamaan. Istilah ini juga serupa pada dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor, dan mengalokasikan tugas kepada prosesor - prosesor tersebut.

- Distributed Processing
Mengerjakan semua proses pengolahan data secara simultan antara komputer utama dengan beberapa komputer lainnya dan saling terhubung melalui jalur komunikasi. 

Berikut beberapa model proses:

· Sequential Process
· Multiprogramming
· CPU Switching

Proses memiliki operasi-operasi seperti :

· Penciptaan proses
· Penghancuran / terminasi proses
· Penundaan proses
· Perlanjutan kembali proses
· Mengeblok proses
· Membangunkan proses (wake)
· Menjadwalkan proses
· Komunikasi antar proses
Perintah – perintah proses di Linux :

- $ ps
Instruksi ps (process status) digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada. PID adalah Process ID (nomor identitas proses), TTY adalah nama Terminal dimana proses tersebut aktif, CMD (command) merupakan instruksi yang digunakan.


- $ ps u
Instruksi ps (process status) digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada. PID adalah Process ID (nomor identitas proses), TTY adalah nama Terminal dimana proses tersebut aktif, CMD (command) merupakan instruksi yang digunakan. 

- $ ps -u <nama_user>
Mencari proses yang spesifi dari suatu user



- $ ps a
Menampilkan status seluruh proses yang sedang dijalankan.
- $ ps –aux
Menampilkan seluruh proses secara lengkap dan rinci.


- $ ps –au


- $ top
Menampilkan proses yang sedang berjalan


- $ ps –eF
Menampilkan hubungan proses parent dengan child dari parent tersebut dan juga isinya.

- $ pstree
Menampilkan semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki (parent/child) 




- $ ps x
Menampilkan status proses yang sedang dijalankan dengan keterangan TTY/teletype yang dimaksud.



- $ ps -eh
Menampilkan proses parent dengan child dari parent tersebut.


- Kill
Perintah ini adalah untuk mematikan proses dengan PID_tertentu yang diinput pengguna.
kill%<nomor_job>(contoh: kill %1)
kill <PID> (contoh: kill 2016)

- Pkill
Perintah ini adalah untuk mematikan proses dengan nama_tertentu yang diinput pengguna.
pkill <nama_proses> (contoh: pkill fiefox)
pkillall <nama_proses> (contoh: pkillall fiefox)



- Renice <prioritas> <PID>
mengubah prioritas suatu proses.

Referensi :
Modul Praktikum Mata Kuliah Sistem Operasi 2016

Sunday, February 14, 2016

CARA INSTALASI SISTEM OPERASI LINUX UBUNTU 14.04 LTS TRUSTY TAHR

CARA INSTALASI SISTEM OPERASI LINUX 
UBUNTU 14.04 LTS TRUSTY TAHR


Ubuntu 14.04, yang diberi code name Trusty Tahr telah dirilis sejak tanggal 17 April 2014 lalu. Versi 14.04 ini menyandang titel LTS, atau Long Term Support, yang berarti versi ini akan terus didukung atau diberi updates atau security fix oleh Canonical sebagai developer Ubuntu selama 5 tahun ke depan.

Bagi para pemula yang ingin mencoba Linux Ubuntu 14.04 LTS ini berikut akan membahas cara Installasinya : 

Contoh Installasi ini menggunakan Flashdisk ukuran 8GB dengan spesifikasi RAM laptop 2 GB

Sebelum memulai, terlebih dahulu siapkan keperluan yang dibutuhkan seperti :
- Laptop serta Charger
- Download ISO Ubuntu 14.04 LTS terlebih dahulu
- Kalau ISO sudah ada, tinggal kita buat Installernya di USB Disk saja biar lebih mudah dan cepat, Jika semuanya sudah siap, berikut langkah-langkah installasinya :

1. Langkah pertama masukan installer kalian, kemudian arahkan boot ke media Installer tersebut, tunggu sampai keluar menu seperti dibawah ini.
Keterangan :ᅠTry Ubuntuᅠ: Mencoba Linux Ubuntu 14.04 LTS tanpa harus Install, sedangkanᅡᅠInstall Ubuntu adalah untuk memasang permanen Linux Ubuntu 14.04 LTS pada harddisk kalian. Untuk kali ini karena kita mau Install ubuntu secara permanen maka gunakan pilih Install Ubuntuᅠdan Pilih Jenis Bahasa, pada langkah ini menggunakan Bahasa Inggris.


2. Menu dibawah ini adalah proses persiapan Installasi pada ubuntu, proses ini akan memeriksa semua periperal yang ada pada komputer/laptop anda, Pada langkah ini anda juga bisa memilih Download Update While Installing, yaitu pilihan untuk mendownload paket terbaru yang ada pada Ubuntu sama halnya dengan Install this third party software pilihan ini akan mendownload paket-paket yang berhubungan dengan multimedia seperti mpeg, mp3 dan lain sebagainya, semua pilihan ini bisa anda jalankan kalau terkoneksi dengan jaringan internet. Jika yakin pada pilihan anda klik Continue untuk melanjutkan.



3. Pada menuᅠInstallation Type pertama, anda akan disajikan dengan berbagai menu pilihan diantaranya :ᅠErase Disk anda Install Ubuntu yang berfungsi untuk menghapus seluruh data yang ada di Harddisk dan menggantikannya dengan partisi baru untuk Linux Ubuntu 14.04 LTS langkah ini akan mempersingkat waktu anda, jika pilihan ini dipilih maka langkah selanjutnya adalah lompat keᅡᅠlangkah 13, cukup singkat dan tidak menguras banyak waktu bukan. Untuk Pilihan Something Else digunakan jika anda akan menginstall DUAL BOOT atau di Harddisk anda terdapat Data Penting dalam partisi Harddisk anda, maka gunakan pilihan yang ini, begitupun dengan Installasi kali ini akan menggunakan menu Something Else, klikᅠContinue untuk melanjutkan.



4. Pada menu menu, jika harddisk anda terdeteksi baru, belum di partisi sebelumnya maka akan nampak seperti tampilan dibawah ini, untuk membuat partisi tabel partisi baru klikᅠNew Partition Table.



5. Jika ada peringatan, KlikᅠContinueᅠuntuk melanjutkan prosesnya.



6. Jika tabel partisi sudah dibuat langkah selanjutnya adalah membuat type-type partisi yang akan digunakan oleh Ubuntu, Linux Ubuntu hanya memerlukan 2 Type partisi yang digunakan yaituᅠroot:"/"ᅠsamaᅠswap area.ᅠuntuk membuat type partisi langkah pertama yaitu klik Menuᅠ+ᅠpada menu sebelah kiri bawah.



7. Untuk membuat Type partisi yang pertama, tentukan ukuran yang digunakan sebagai sistemnya, misal 7GB dari 8GB kapasitas Total harddisk, GunakanᅠPrimary, dan letakan diᅠBeginning of this space, padaᅠUse asᅠpilih Ext4 Journaling file system, padaᅠMount pointᅠpilih root "/". kemudian klikᅠOK.



8. Langkah kedua, yaitu membuat type area swap dari sisa kapasitas harddisk yang digunakan, swap berfungsi sebagai RAM cadangan ketika RAM utama overload, maka untuk mencegah overload tersebut maka digunakanlah areaswap ini. Untuk membuatnya silakan klikᅠFree Space, kemudian klik lagi tombolᅠ+.



9. Untuk ukuran gunakan saja semuanya, dan yang terpenting adalah memilihᅠswap areaᅠpadaᅠuse as, kemudian klikᅠOK.



10. Jika semua sudah dibuat, maka akan terlihat seperti tampilan dibawah ini, perhatikan partisi yang akan diformat akan diberi tandaᅠceklistᅠpada menu format ini, biarkan sajaᅠceklistᅠini ada, untuk melanjutkan klikᅠInstall Now.



11. Plih posisi negara dengan cara klik pada peta yang telah disediakan, kemudian klikᅠContinueᅠuntuk melanjutkan.



12. Pilih jenis keyboard yang ada pakai, biasanya pada menu ini sering kita lewati karena linux ubuntu akan otomatis mendeteksi jenis keyboard yang anda pakai, klikᅠContinueᅠuntuk melanjutkan.



13. Pada menu ini, isikan semua informasi tentang Anda, dari nama pemakai, nama komputer, username, password, jika sudah selesai klikᅠContinueᅠuntuk melanjutkan.



14. Tunggu, proses installasi sedang berjalan..



15. Jika proses installasi sudah selesai, maka akan meuncul peringatan bahwa proses installasi telah selesai dilakukan, KlikᅠRestart Nowᅠuntuk melihat hasil installasi yang dilakukan tadi. dan jangan lupa untuk melepas media installer tersebut ketika komputer dalam keadaan Restart.



16. Pada menu Login, masukan password yang anda isikan pada langkah no. 13.



17. Inilah tampilan Ubuntu 14.04 hasil installasi diatas.



Selamat anda telah berhasil menginstall Ubuntu 14.04 LTS, semoga artikel ini membantu.