MENTORING BMAIL ( Pertemuan 3)
Assalamu’alaikum.Wr.Wb
Tidak
terasa ternyata sudah mentoring lagi, mentoring ketiga berlangsung setelah
shalat maghrib tepatnya jam 18.15 WIB dihalaman Mesjid Al-Furqon UPI. Saya kesana
berangkat bareng teman yang kebetulan mentoring juga, Setelah sampai di Mesjid
saya dan teman mempersiapkan diri untuk shalat maghrib dan setelah itu Dalam
pertemuan ketiga itu kamipun seperti biasa disuruh membaca Al – qur’an 2 ayat
secara bergiliran dan setelah itu Kang Wandy pun memberikan materi kepada kita
yang berjudul (Keseimbangan Hidup Beraktifitas di Kampus). Kang Wandipun
terlebih dahulu menjelaskan materi tersebut dengan jelas seperti :
Menjadi
mahasiswa tidak hanya terus berada didalam kelas, didepan meja dan belajar yang
ingin mendapatkan IP 4,00, tetapi mahasiswa juga harus bisa berperan aktif
dalam bidang organisasi. berorganisasi tidak hanya dikampus saja tetapi juga
bisa berorganisasi di luar kampus dengan demikian mahasiswa bisa
mengaplikasikan ilmu akademik yang didapat didalam kampus serta ilmu
berorganisasi untuk bisa turun langsung bersosialisasi dengan masyarakat. Menjadi
mahasiswa juga harus bisa menyeimbangkan diri dengan memenuhi kebutuhan jasmani
dan rohani. Kebutuhan jasmani mahasiswa yaitu ilmu akademik dan ilmu
berorganisasi, sehingga menjadi kaum terpelajar dinamis yang penuh dengan
kreativitas dan intelektual. Kebutuhan rohani yaitu beribadah kepada Tuhan Yang
Maha Esa. Jangan pernah melupakan kenikmatan yang telah diberikan oleh Tuhan,
oleh sebab itu beribadah juga diperlukan untuk mensyukuri atas segala
kenikmatan-Nya.
Kami
pun disuruh kembali untuk menjelaskan mengenai Keseimbangan Hidup Beraktifitas
di Kampus. Satu persatu pun mencoba mengungkapkan pendapat tentang materi
tersebut dengan beragam, ketika giliran saya, saya pun menjawab bahwa Keseimbangan
Hidup Beraktifitas di Kampus itu adalah “Kalau jadi mahasiwa itu jangan hanya
KUPU – KUPU (Kuliah Pulang) atau KUNANG – KUNANG (kuliah Nangkring) harus lah
aktif bukan hanya di akademik saja tapi
di organisasi juga atau UKM, tapi semua itu jangan ada yang ada berat sebelah
harus seimbang “.Setelah kami memberikan pendapat, Setelah selesai memaparkan
materi Peran dan Fungsi Mahsiswa Kang Wandy pun membuka sesi pertanyaan, dan
ternyata tidak ada pertanyaan sama sekali, mentoringpun selesai karena materi
yang disampaikan oleh Kang Wandy telah dipahami oleh kami. Dan ditutup dengan
hamdalah “Alhamdulillah”. Sekian yang dapat saya posting diblog ini semoga
kedepannya bisa lebih baik. Amin.
Wassalamu’alaikum.Wr.Wb


